Tampilkan postingan dengan label Masa lalu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Masa lalu. Tampilkan semua postingan

Kepingan puzle yang terserak

Minggu, 05 Februari 2017

| | | 0 komentar
Gambar : acara walimah ursy Irma & Febrian 05-02-2017


Aku menunggumu
Disuatu tempat rahasia
Yang disebut masa depan
Untuk kembali hangat bercengkrama
Memutar ulang kisah kita 
seperti saat ini disini

Hai kawan, lama nian tak pernah bertemu, tetapi tepat pada hari ini Sang Penguasa Takdir tampaknya ingin mengumpulkan kita lagi. Benar, kita yang saat ini bagaikan kepingan puzle yang terserak.

Ingatkah kalian hampir 1,5 dekade lalu kita berkumpul dalam ruang berdinding papan yang pinggir-pinggirannya hampir lapuk dimakan rayap, namun suara-suara kalian yang sangat bersemangat melafalkan tashrif   fa'ala - yaf'ulu - fa'lan - fahuwa faailun sepertinya lebih membuat dinding-dinding papan itu bergetar hebat, saking kencangnya suara kalian haha. 

Atau bercerita tentang anime naruto yang kemarin diputar hingga tak sadar kalau Tuan Guru sudah mendekat sambil mengetuk-ngetuk meja dan seketika langsung saja kita mannequin challenge dengan pose membaca Aqidatul 'Awwam. 

Atau surat di bawah laci meja itu haha. Itu bagian yang pastinya akan sangat kuingat bagaimana tidak, bisa-bisanya kita menjadi perantara 2 sahabat yang bertengkar dengan cara konyol seperti itu.

Baiklah cukup sudah untuk mengenang kenakalan-kenakalan kita dimasa lalu pada saat Diniyah itu. hari ini hari spesialmu kawan, kami sengaja berkumpul memasang kembali puzle-puzle yang terserak untuk turut mendo'akan dan menjadi saksi atas janji sucimu dengan pemuda Banjar itu. 

Namun ternyata kau tetaplah lucu dan menggemaskan seperti 1,5 dekade yang lalu, haha lepas tawaku saat kau meminta izin kepada suamimu untuk menjauh sejenak agar kepingan-kepingan puzle ini kembali menyatu dan diabadikan dalam sebuah foto, hingga pada akhirnya tercerai kembali. entah kapan lagi akan menyatu seperti saat ini. semoga kembali disempatkan takdir. sebelumnya tak lupa kami panjatkan do'a : Barakallahu laka wa baraka 'alaika wa jama'a bainakuma fii khair ila irma wa febrian



sapaan di kala senja

Senin, 09 November 2015

| | | 0 komentar
# haaaiii
* iya ada apa?
# menyapa.. hihihi..
* hhaaa memang sudah berapa lama kita tak bertegur sapa (bertemu)?
# terakhir di kosku oktober 2013 sebelum kamu balik ke kalimantan
* ooh iya yang kamu maksa minta dibelikan chesee cake hha, eeeh sebentar tadi sore aku coret-coret
 "send image"
#waah sama tadi aku juga liat senja.. sebentar ku tambah kata2
 "send image"





















ayah kesayangan

Jumat, 31 Juli 2015

| | | 0 komentar
Sayangnya ayahku itu...
Ditunjukkannya dengan tiba-tiba ke kamarku dengan membawa palu paku serta balok kayu mungil untuk ganggang laci meja..
"Lihat yan. Sekarang jadi mudahkan untuk membuka lacinya"

Sayangnya ayahku itu...
Ditunjukkannya dengan memperbaiki lemari tua yang telah doyong menjadi kokoh kembali serta semakin cantik dengan di vernis. "Kau bisa menaruh buku-bukumu di lemari ini yan. Ayah sudah memberi roda juga sekarang jadi lebih mudah kalau ingin memindahnya"

Sayangnya ayahku itu...
Adalah ketika rumah paranet di kebun yang setengah jadi kemarin tiba-tiba sudah sudah selesai dan rapi jali di pagi hari ketika aku baru saja menyelesaikan semua pekerjaan rumah.

Sayangnya ayahku itu...
Adalah ketika memberikanku lampu bertenaga accu mungil ketika listrik padam di saat aku sedang tilawah.

Sayangnya ayahku itu...
Adalah ketika memberikanku segulungan kawat saat aku kehabisan kawat untuk membuat pot gantung.

Dan masih banyak bentuk sayangnya yang lain. Itulah ayahku. Tak banyak bertanya. Tak banyak berjanji. Namun aku telah belajar menjadi pengamat, pemerhati jeli dan cekatan dalam bertindak dari beliau sejak 20 tahun yang lalu.

Para pencinta sejati tidak suka berjanji. Tapi begitu mereka memutuskan mencintai seseorang, mereka segera membuat rencana memberi. Setelah itu mereka bekerja dalam diam dan sunyi untuk mewujudkan rencana-rencana mereka. Setiap satu rencana memberi terealisasi, setiap itu satu bibit cinta muncul bersemi dalam hati orang yang dicintai. Janji menerbitkan harapan. Tapi pemberian melahirkan kepercayaan.

Itu juga yang membedakan para pencinta sejati dengan para pencinta palsu. Kalau kamu mencintai seseorang dengan tulus, ukuran ketulusan dan kesejatian cintamu adalah apa yang kamu berikan padanya untuk membuat kehidupannya menjadi lebih baik. Maka kamu adalah air. Maka kamu adalah matahari. Ia tumbuh dan berkembang dari siraman airmu. Ia besar dan berbuah dari sinar cahayamu.
(Anis Matta)

 Semoga cepat sembuh ayah :,) ayo kita berkebun lagi...

saatnya pulang

Rabu, 08 April 2015

| | | 2 komentar
ahad, 5 april 2015

entah kenapa hape ramai sekali hari ini, mungkin karena aku telah keluar dari area desa. bertabur sinyal saat diajak mengikuti bazaar produk olahan desa di acara mucab pks dibilangan Kemang.
beberapa telpon dari teman lama, menayakan kabar. dan yang teristimewa adalah telpon 30 menit dari adik dan kakak di tempat yang berbeda di waktu yang berbeda pula. dengan tema yang sama "kapan pulang"

ya sudah hampir setahun aku meninggalkan kampung halaman. dengan niat berkelana mencari ilmu yang bisa diaplikasikan nantinya untuk kebermanfaatan di tanah kelahiran. dan terhitung pula sudah 2 tahun puasa dan hari raya aku tidak ada di rumah. tak ingin jadi seperti bang toyib yang 3 puasa 3 lebaran tak pulang -pulang hihi...

adik
dengan backsound suara cekikikan temannya di asrama. ini hari ahad di pekan pertama bulan april. dia boleh pegang hp. serenteten, pertanyaan, cerita novel yang baru saja di baca dari meminjam milik teman setelah antri sekian lama, buku yang baru dibeli, kejadian di sekolah dan asrama. permintaan belikan buku hingga rencana masa depan lancar sekali dia cerocoskan. "kak, apakah aku nanti bisa kuliah? abah sudah lama pensiun. aku ingin kuliah di hubungan Internasional, uang dari mana?" tanyanya. seketika terasa nyeri di bagian ulu hati. adikku adalah tanggung jawabku sekarang. walaupun baru kelas 1 SMA cita-citanya telah  menggantung bagai bintang di langit tinggi sana. "sudahlah adik. belajar saja yang rajin. tak usah risau dengan biaya. yakin saja Allah selalu menolong hambanya yang bertaqwa"........................................................

kakak
dengan backsound suara kayla dan yaya dua keponakanku yang lucu entah apa yang sedang mereka perebutkan, ramai sekali suaranya.
"kapan pulang, abah mamak telah menua. siapa lagi yang akan mengurus kalau bukan kita?
aku baru saja membuka kegiatan mengaji iqro' untuk nenek-nenek di sekitar sini. kalau kau ada mungkin ditambah beberapa kegiatan keterampilan dari barang bekas akan lebih bermanfaat."
sekali lagi terasa nyeri di bagian ulu hati..

iya... aku kan segera pulang InsyaAllah....
walaupun masih bnyak sebenarnya yang ingin kucapai disini...
dan ada banyak tawaran untuk mengembangkan bisnis disni
..
malamnya segera saja ku pesan tiket untuk pulang
semoga kepulanganku bisa bermanfaat
,,,,,,,,,,,,,,,,
ku harap ini benar-benar kepulangan yang terakhir
menyudahi 9 tahun perantauan


Bismillahi majreha wa mursaha inna rabbi laghafurur rahim
Dengan nama Allah di waktu berangkat dan berlabuh, sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun Lagi Maha Penyayang







Orang-orang di perjalanan #2

Sabtu, 28 Maret 2015

| | | 0 komentar
Perjalanan pulang Jakarta-Bogor hari ini, Sabtu, 28 Maret 2015 tak sesunyi biasanya. aku yang sudah terbiasa kemana-mana sendiri. tapi kalaupun ada teman, its okay. itu lebih menyenangkan kurasa. dan perjalanan dari shelter busway UNJ hingga manggarai. Allah mempertemukanku dengan sosok cantik itu

"kak, kalau mau ke shelter busway ke arah mana ya?"
seseorang bertanya padaku setelah mengikuti seminar pengusaha muda dibilangan kampus UNJ

"ke arah sana kak, mau bareng? saya juga mau kesana"
jawabku riang

"mau kemana kakaknya?"
tanya kakak tersebut yang setelah diketahui umurnya 13 tahunlebih tua dariku

"mau ke bogor" jawabku lagi
"waah naik krl ya? kebetulan saya juga mau ke depok baru gak tau ke shelter dan ke stasiunnya. barengan ya"

ok

perjalanan kami mulai dengan obrolan ringan seputar identitas diri. hha kalau aku buka identitasku yang sebenarnya kenapa ya orang-orang paada terheran sukanyaa..

tadi dari bogor?
...... iya
kerja di bogor?
...... iya
kuliah di ipb ya?
..... nggk. alumni ITS surabay
ooh. aslinya mana?
...... kalimantan
waah. hidupnya kemana2 ya
..... hhe

dan yang paling menarik kakak cantik jelita itu bernama Dina.. angkatan '95 FISIP UI "waaah ngalamin zaman heroik mahasiswa menduduki gedung MPR dong kak tahun '98"

"iya. turun ke jalan semua.. apalagi anak fisip UI. udah bismillah aja waktu itu. mikirnya udah berasa mau jihad gitu." kak dina bercerita masa-masa perjuangan ketika masih di kampus. betapa heroiknya mahasiswa pada saat itu. menggulingkan pemerintahan yang dinilai telah merugikan rakyat. kak dina pun mengeluhkan mahasiswa skrng yang seperti tak ada taringnya. ibarat harimau mahasiswa skrng telah menjadi harimau ompong.

selain kisah heroik kak dina juga bercerita tentang dirinya yang baru saja 2 bulan resign dari pekerjaan setelah 13 tahun menjadi karyawan. saya ingin fokus di rumah mengurus suami dan ketiga anak saya. serta mencoba usah homemade untuk menambah penghasilan. lelah bekerja dengan hasil gak seberapa dan khawatir anak-anak yang ditinggal dirumah tanpa pengawasan yang maksimal. ungkap kak dina....

------------------------- aku banyak belajar, dari mahasiswi pejuang era reformasi dan ibu dari 3 anak yang ingin fokus menjalankan fitrahnya menjadi seorang istri dan seorang ibu, terima kasih kak dina-

sesampai di stasiun bgor, perjlanan di lanjutkan dengan menaiki angkot merdeka parung.
angkot ngetem lama hampir setengah jam. biasa menunggu penumpang penuh dulu baru jalan. terlihat seorang gadis berpakaian perawat disebelahku duduk dengan gelisah, sesekali melihat jam di pergelangan tangan kirinya.
"punten kak. waktu isya sekarang jam berapa ya?"
tanyanya padaku memecah keheningan dalam angkot yang baru ada 5 orang beserta sopirnya
"sekitar jam 19.15"
jawabku sambil melihat jam tangan
"knpa? belum sholat maghrib?" aku bertanya. hhe kepo-kepo dikit gk ppa laah
" bukan kak. aku mau ke RSUD katanya ada jenazah yang akan di bawa ke sna dan kemungkinan sampai setelah isya. dan ini pertama kali buat aku"
"ooh barusan magang praktek ya?"
................................... percakapan pun berlanjut seputar kekhawatir gadis berpakaian serba putih ini. ku coba untuk menguatkannya membuang segala rasa khawatir dan ragu, obrolan pun disudahi dengan pamitnya ia ketika angkot telah berhenti di depan RSUD..................................................

............................. dan perjalananku kembali sunyi................................


Pesan Dari Mamak

Jumat, 27 Maret 2015

| | | 0 komentar


Terimakasih telah membesarkanku
dengan untaian kata-kata indah
yang selalu mengingatkan bahwa 
Allahlah tempat bergantung satu-satunya


untuk awal maret dan 3 bulan kedepan

Rabu, 11 Maret 2015

| | | 0 komentar
 Wal tandhur nafsun ma qaddamat li ghad, perhatikanlah sejarahmu uuntuk hari esokmu (QS 59:18)

kamis, 5 maret 2015

10.00 pm
jakarta.. purnama diatas sana di tengah riuhnya penutupan cap gomeh dengan atraksi barongsai yang tak henti2
sedangkan krl menuju tanah abang tak dapat bergerak akibat terbakarnya permukiman kumuh di sepanjang rel sehingga mengakibatkan para korban kebakaran mengungsi ke tengah rel dengan emosi yang membludak melempari kereta yang bergerak barang secenti, resah akan tempat tinggal yang hilang, prasangka ada oknum pembakaran akibat tak mau ada penggusuran, semoga kehidupan mereka dimudahkan


sedangkan aku baru saja pulang menuntut ilmu terduduk di stasiun duren kalibata sambil mengunyah se sisir pisang, lapar.. aku belum berbuka sejak maghrib tadi hanya susu satu kotak yang sempat mengisi kekosongan perut.

"pisang bu, pisang dik?" :)
kutawarkan pisang sesisir ke ibu dan anak yang ada disebelahku.. stasiun masih ramai dengan hiruk pikuknya. ini jakarta bung. kota yang tak pernah tidur


11.35 pm

stasiun bogor
pulang kemana? 
angkutan ke desa sudah tidak ada
-----------------------
Alhamdulillah :D
ternyata selalu ada tempat untuk pulang 

lalala~~

Sabtu, 28 Februari 2015

| | | 0 komentar
"yan, lu tadi malem kenapa tidurnya sambil merintih2 gitu? gw kan jadi takut"
juju, preman baranang siang, eh salah dia temanku satu kontrakan di desa penempatan

"aku gak bisa napaas juu.. lagi batuk pileek.. hidungnya buntu euuy . jadi nyari udara megap-megap dah mpe kayak merintih2"
kehujanan pulang dari jakarta kemaren ternyata berimbas batuk pilek dan radang tenggorokan

"hahaha ooh gitu kirain lu ngigau, gw kan jadi syerem"

"ahahaha maapkeun yah"
...........................................................
allahumma afini fii badani..

bogor-jakarta seminggu harus bolak balik demi menuntut ilmu, tak apa mumpung masih mudaaa.. masih sendiriiiii. bebas melanglang buanaaa...lalala~~~ semoga diberkahi olehNya

bogor-jakarta, jakarta-bogor  mah gak da apa-apanya kalau dibandingkan pencarian ilmu ala salafus shalih terdahulu . lihat perjalanan ibnu batutah, ibnu khaldun, ibnu sina, imam syafi'i, imam hanafi dan masih banyak lagi. ribuan kilometer merka tempuh demi mencari ilmu rela berlelah lelah dan berpayah-payah untuk ilmu pengetahuan dan hasilnya mereka dapat berkarya dengan luar biasa, namanya harum sepanjang jaman.

seperti status ustzd. Hamid Fahmi Zarkasyi pagi ini : Sedikitnya ada tiga aspek penting penopang peradaban Islam yaitu stablitas politik, kekuatan ekonomi dan Ilmu pengetahuan. Namun wajah peradaban Islam dan kejayaannya adalah karena berkembang pesatnya ilmu pengetahuan. Sebab politik dan ekonomi secara kompak menyokong perkembangan ilmu dalam Islam.

Desa Bantarsari: angkat potensi desa melalui pameran produk olahan

Rabu, 25 Februari 2015

| | | 0 komentar
"Aku mau nulis berita lagi nih. siapa yang mau jadi testimoni ? dari tadi nyari pak lurah gak ketemu-ketemu"
(seusai pameran, saat ketiga temanku tepar tak berdaya, acara pameran hari ini sangat menguras tenaga ternyata)

"lu aja lah yan, rangkai aja kata-kata yang lain setuju kan?"
"setuju!!!"

apa-apaan ini. bikin-bikin berita sendiri, testimoni-testimoni sendiri =="

Bersama pemerintah Desa Bantarsari, peserta dan relawan IBD memamerkan produk olahan
Bogor – Rabu (25/02/2015) Dalam rangka kunjungan kerja Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bogor, Ibu Nurhayanti di Kecamatan Rancabungur. Kegiatan yang biasa disebut dengan ‘minggon keliling’ ini diisi dengan peragaan lubang biopori oleh Plt. Bupati dan pameran produk unggulan di Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor.
Pemerintah Desa Bantarsari beserta kelompok wanita tani, kelompok usaha pengolahan ikan, tim penggerak PKK, dan peserta Indonesia Bangun Desa (IBD) ikut menyukseskan kegiatan ini dengan memamerkan berbagai produk olahan dan kerajinan. Salah satu volunteer IBD yang berasal dari Negeri Sakura juga turut meramaikan pameran tersebut. Produk olahan dan kerajinan yang ditampilkan antara lain nugget, siomay dan otak-otak olahan ikan, sari buah, puding dan dodol olahan jambu kristal, dan teh daun jambu kristal.
Teh Jambu Kristal
Teh Jambu Kristal
Teh daun jambu kristal (guava tea) menjadi produk yang menarik perhatian banyak pengunjung pameran. Teh ini memiliki khasiat yang baik untuk kesehatan dan kecantikan. Teknik pembuatan teh tersebut adalah hasil riset dari Volunteer IBD yang telah 2 minggu berada di Desa Bantarsari melalui program volunteering international Indonesia Bangun Desa. Selain itu, terdapat kripik singkong, kerajinan daur ulang plastik dan kerajinan anyaman lidi sawit.
Peserta IBD mendapatkan kesempatan untuk mengenalkan hasil pengembangan produk olahan berupa sari buah, puding, dan dodol olahan jambu kristal. “Kami senang telah diterima menjadi bagian dari Desa Bantarsari selama pameran ini. 5 bulan dalam program penempatan Indonesia Bangun Desa di Bantarsari ini akan kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk menggali potensi-potensi desa agar dapat berkembang lebih baik” ucap Rosmayani Nor Latifah, Peserta IBD.
Sari buah jambu kristal
Sari buah jambu kristal
Pada tahun ini, program Indonesia Bangun Desa semakin mengembangkan dampak positif untuk desa melalui berbagai program, baik melalui training agropreneur muda maupun kerjasama dengan berbagai pihak. Kegiatan yang dilakukan bertujuan untuk memaksimalkan potensi lokal yang ada melalui pemberdayaan masyarakat.
“ kami berharap pameran-pameran ini dapat menjadi ajang promosi dan pengenalan potensi Desa Bantarsari kepada pemerintah dan khalayak ramai”  tambah Rosmayani.


=======================================
tulisan ini juga bisa dilihat di http://www.indonesiabangundesa.org/kegiatan-ibd/desa-bantarsari-angkat-potensi-desa-melalui-pameran-produk-olahan

Pengumuman Hasil Seleksi Peserta SPI ITJ Jakarta Angkatan II

Selasa, 24 Februari 2015

| | | 0 komentar
Alhamdulillah. masih di berikan kesempatan menuntut ilmu. :D
semoga bisa bermanfaat dan bisa menebar manfaat di kemudian harinya
bismillahi tawakaltu alallah..

Pengumuman Hasil Seleksi Peserta SPI ITJ Jakarta Angkatan II

Assalaamu'alaikum wr. wb. 

Dengan mengucap hamdalah, bersama ini kami umumkan hasil seleksi peserta Sekolah Pemikiran Islam (SPI) #IndonesiaTanpaJIL Angkatan II yang Insyaa Allah akan menjalani masa perkuliahannya pada bulan Maret - Mei 2015. Nama-nama peserta yang lolos seleksi (tanpa urutan tertentu) adalah sebagai berikut:

01. Ade Chandra
02. Afifah Nusaibah
03. Agung Dwi Prasetyo
04. Aji Imam Hilman
05. Almay Shalahuddin Rasyidi
06. Alo Didi
07. Andri Rosyad
08. Apriana A
09. Arini Rahmatia Fauziyah
10. Azkya Novia
11. Carunia Alfitra Adriati
12. Dewi Murwani
13. Edi Muhaedi
14. Faisal Reza
15. Faizal Azhar
16. Fauhadanis Nadif
17. Havisinah
18. Hilda Diana
19. Huda Firmansyah
20. Ibramsyah Siregar
21. Imamuddin Mukhtar
22. Irfan Dzulhij
23. Ismi Ayu Murti
24. Janikko Nur Biansyah
25. Kaisar Akbar
26. Kamal Hasanudin
27. Khalifardhi Ikhsan
28. Leni Hindayani
29. Miftahul Hasanah
30. Mirdal Muthahari
31. Mu'azzatul Faridah
32. Muhammad Fadly
33. Muhammad Fahmi Ilmi
34. Muhammad Fikri Heikal
35. Muhammad Rizqi Gumilar
36. Muhammad Fajar Budiman
37. Nanik Apriyani
38. Nur Afilin
39. Nurul Iman
40. Nurul Qoirini
41. Ramadhan Yoyo
42. Rizal Fahni Zain
43. Rosmayani Nor Latifah
44. Tuti Alawiyah
45. Verawati Sarah
46. Vina Yusriana
47. Wa Jana
48. Wahyu Fitrianto
49. Zaki Fathurohman


Total: 49 orang peserta


Ketentuan Penting untuk peserta yang dinyatakan lolos seleksi:
1. Kuliah diadakan sebanyak 12 kali, sepanjang bulan Maret-Mei 2015.
2. Perkuliahan diadakan setiap Kamis pkl. 18.30-20.30 WIB di Aula INSISTS, Jl. Kalibata Utara II No. 84.
3. Biaya perkuliahan sebesar Rp 50.000,- per bulan, dibayarkan paling lambat pada kuliah pertama setiap bulannya. Biaya perkuliahan sudah mencakup semua biaya Studium Generale selama masa perkuliahan.
4. Selain kuliah dan Studium Generale, setiap peserta wajib mengerjakan tugas menulis sebanyak dua kali setiap pekannya.
5. Peserta yang tidak hadir sebanyak tiga (3) kali otomatis dianggap tidak lulus dan tidak diperkenankan meneruskan perkuliahan.


Jadwal
- Batas akhir pelunasan infaq bulan pertama (hanya bagi yang lolos seleksi) : 28 Februari 2015
- Studium Generale I : 1 Maret 2015
- Kuliah pertama : 5 Maret 2015


Teknis pelunasan Infaq
- Pelunasan infaq pertama dilakukan paling lambat tanggal 28 Februari 2015, sebesar Rp. 50.000,-
- Pembayaran melalui transfer ke rekening BCA nomor: 1640529217 atas nama Anila Gusfani
- Format konfirmasi: NAMA LENGKAP (spasi) NOMOR URUT ABSENSI (spasi) TGL TRANSFER (spasi) VIA BCA/BRI/MANDIRI/LAINNYA   Contoh: ADE CHANDRA 01 24/02/2015 VIA MANDIRI
- Konfirmasi SMS/WA ke 0812 6784 2600


Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dalam bentuk apa pun kepada SPI ini, juga kepada mereka yang telah mengirimkan karya tulisnya sebagai bahan seleksi calon peserta SPI Angkatan II. Kami meminta maaf karena tidak bisa melayani semua peminat dan memohon doanya agar di masa depan dapat memberikan layanan yang lebih maksimal lagi untuk memenuhi kebutuhan dakwah umat ini. 

Wassalaamu'alaikum wr. wb.

Menulis lah..

Sabtu, 07 Februari 2015

| | | 0 komentar

Ajarkan sastra kepada anak-anakmu karena itu dapat mengubah anak yang pengecut menjadi pemberani.- Umar bin Khattab



Cobalah, mulai biasakan menulis untuk diri kita sendiri. Benar-benar untuk diri kita sendiri. Untuk merawat jiwa kita agar senantiasa baik-baik saja. Agar semakin teguh dalam bersabar. Agar semakin peduli dengan orang lain. Agar semakin kukuh dalam memperjuangkan kebaikan-kebaikan, banyak atau…
achmadluthfi.tumblr.com


kurniawangunadi.tumblr.com

yaah saatnya belajar menulis. minimal untuk diri sendiri. menceritakan hikmah di setiap langkah dan nafas



Ketika Semua Icon Di Laptopmu Berubah

Jumat, 06 Februari 2015

| | | 0 komentar
malam hari yang dingin... ketika tangan sedang asyik menari-nari dengan tuts keyboard tiba-tiba ada sebuah peringatan yang keluar muncul di layar monitor. berfikir bahwa itu adalah update untuk baidu scanner yang baru saja aku aktifkan beberapa hari lalu aku "ok" saja peringatan itu..

namun.....

semua icon berubah, setelah peringatan menyerang


naahhh looooo
semua icon berubah #happpaahhh??
mau buka microsoft word jadinya scanner baidu
mau buka power point jadinya scanner baidu
semuanya kalau diklik jadi scanner baidu
masya Allah...  kaya apa nih?

Alhamdulillah chrome masih aktif dan akhirnya mencoba bertanya ke mbah google apa yang harus di lakukan jika semua icon berubah. awalnya ada petunjuk menuliskan script pada notepad yang nantinya di save as dalam bentuk .reg setelah itu double klik dan restart laptop...

coba dulu laah....
restart...
tak ada perubahan masih saja semua iconnya begitu
== "ni icon kompak amat pakai bajunya samaan semua sampai gak bisa di bedain ckckckck, ngajakin becanda

akhirnya coba melayangkan msge facebook ke teman2 ahli komputer yang sedang online

"itu kena virus yan, coba scan pakai av***, smad**, kas***** dan lain sebagainya antivirus online"

aduh males scan lama..

hingga akhirnya seorang kawan memberikan jawaban lain..

coba ikuti langkah ini yan :

1. klik start menu
2. Ketik regedit pada kotak pencarian
3. cari HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\FileExts\
4. cari .lnk
5. hapus .lnk key / userchoice folder
6. restart laptopnya

dan akhirnyaaaaaa
alhamdulillah... toshi-toshi sudah kembali normal iconnya
horeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee....

sebuah permintaan : Bagian kedua

Kamis, 05 Februari 2015

| | | 0 komentar
"yan, gimana sudah dapet tiket? atau anti langsung ke rumahku aja gak usah ke surabaya"

lagi-lagi ditanya tentang pemesanan tiket kereta ke daerah timur pulau jawa, ada apa sih..
 saudariku yang satu ini kangen berat atau bagaimana atau ada acara apa....
dan benarlah tebakanku

"awal maret Insyaallah ane akan menggenapkan separuh agama yan, dan sangat mengharapkan kehadiran anti.."

tuuuuhhh kaan akhirnya baru ngaku dia....
alhamdulillah satu lagi saudari satu lingkaran ilmu selama 2,5 tahun akan menikah.
kalau di hitung 1,2,3,4 ya.. 4 dari total 6 orang jumlah sudut-sudut pengisi lingkaran itu.
dan terhitung maret nanti si nomer 4 InsyaAllah telah berstatus sebagai seorang istri dan mungkin akan menjadi ibu tidak lama lagi. wah senangnya barakallahulaka.. semoga menjadi keluarga sakinah mawaddah warrahmah yang melahir kan pejuang-pejuang tangguh generasi pembela islam.

dan si nomer 5 baru saja kemarin kita berbincang ria via telpon dapet surat dari si ini dan itu dengan niat yang baik ingin meraih ridhoNya bersama. bersama siapa? bersama si nomer 5 :) "jujur aku belum siap yan, tapi kalau ini memang orang yang tepat dan memang sudah waktunya, kupasrahkan saja dengan takdirNya"  yaah semoga si nomer 5 mendapatkan yang terbaik dengan cara yang terbaik dan di waktu yang terbaik.

nomer 1 yang tengah hamil tua dan nomer 2 yang sedang hamil muda semoga dilancarkan di saat persalinan, selalu sehat beserta adik bayi yang tengah bersiap melihat dunia, semoga menjadi anak sholeh/sholehah dan berbakti kepada orang tua menjadi generasi pembela islam yang berjuang di jalanNya

nomer 3.. ah aku kehilangan kabar tentang nomer 3 yang pasti aku tau dia adalah akhwat tangguh penebar kebaikan. walau kabar terakhir sedang jauh dengan sang suami. semoga diberikan keberkahan

hha aku merindukan mereka, mereka yang setiap ahad pagi tergopoh-gopoh setengah berlari menuju ke arah kolam depan jurusan fisika tempat kami berkumpul, yang kami sebut lingkaran ilmu untuk menunaikan kewajiban seorang muslim. kewajiban menuntut ilmu dari buaian hingga liang lahat, semoga kita masih berkesempatan berjumpa lagi kawan. kalaupun tak di takdirkan bersua kembali, setidaknya do'a-do'aku selalu membersamai kalian :D

"Teman baik itu tidak diukur
dari banyaknya komunikasi,
tapi dari banyaknya doa
yang diam-diam dipanjatkan"






sebuah permintaan

Senin, 02 Februari 2015

| | | 0 komentar
"yan, hunting tiket kereta dari sekarang.. luangkan waktu dari 28 februari hingga 1 maret agar dapat berkunjung ke surabaya"

seorang teman di ujung timur sana melayangkan sebuah pesan tersebut sore ini
memang ada apa? sekarang 1 februari dan tiket kereta memang sedang mahal-mahalnya pasca kejadian jatuhnya pesawat asia Air

"ada apa? kog jauh-jauh hari begitu sudah bilang-bilang agar ke surabaya?" pertanyaanku menyelidik

"yaa. kumpul-kumpul lagi laah , anti gak kangen sma kita disini"

:)

Tunggu lah aku kawan
Disuatu tempat rahasia
Yang disebut masa depan
Untuk kembali bercengkrama
Memutar ulang kisah kita yang telah lalu
Biarkan takdirNya yang mempertemukan kita kembali
:)


Petualangan terus berlanjut..

Rabu, 21 Januari 2015

| | | 0 komentar
"yan, lu masih mau merantau di jawa kan? masih mau banyak belajar kan?"
ah lagi-lagi ada yang bertanya tentang rencana masa depan, kenapa akhir-akhir ini banyak yang mempertanyakan langkah hidupku selanjutnya?
"hmm.. kenapa ju?"
tanyaku singkat mencoba mengalihkan pertanyaannya tadi. juju seorang preman dari baranang siang, eh salah dia temanku. teman satu tim dalam program organisasi bina desa yang sedang ku ikuti di Kota Bogor
"gw ditawarin satu tahun lagi di desa buat ngebangun bumdes (badan usaha milik desa) selesai program tapi gw bilang, gw gak bisa sendiri, gw butuh temen, gw bilang aja buat rekomendasiin elu, okelah gw di bagian pemasaran, perhitungan class flow  entarkan lu bisa di desain buat promosi sama desain kemasan, gimana yan?"
yah memang setelah program rencanaku adalah belajar kultur jaringan anggrek dan pembuatan akrilik agar bisa memboomingkan icon kotaku di kalimantan sana yang belum tersentuh. mungkin menetap lebih lama di bogor adalah pilihan terbaik untuk menambah pengalaman dan relasi, mau menambah satu tahun lagi merantau yan? menggenapkan menjadi 10 tahun merantau? 2006 -2016 Insya Allah, semoga disempatkan takdir mumpung masih diberikan kesempatan, mumpung masih muda, mumpung masih sendiri, mumpung masih belum begitu banyak tanggungan. yah semoga ini pilihan yang terbaik yang di Ridhoi olehNya
"iya ju, aku coba 6 bulan pertama dulu selesai program ya.."
(bismillah) jawabku mantap


Merantaulah..
Kau akan dapatkan pengganti kerabat dan kawan
Berlelah-lelahlah , manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang..
(Imam Syafi'i)

@Bogor, 30 Rabiul Awwal 1436/21 Januari 2015

REVOLUSI 2015

Senin, 05 Januari 2015

| | | 0 komentar
"kenapa isi blogmu kekanak-kanakan yan?"

"ha?"

"sudahlah, tuangkan bacaan-bacaan bergizimu itu dengan tulisan yang bermanfaat. tak usah lagi memakai topeng seperti itu. kau sudah dewasa, sudah saatnya berfikir dan bertindak lebih dewasa. cobalah dengan me review apa yang telah kau baca. banyak yang kau tau tapi tidak kau tuangkan bukan?. jadikanlah blogmu ini sarana untuk berbagi ilmu. karena ku yakin kaupun mengerti. satu peluru hanya akan menembus satu kepala. namun tulisan bisa menembus 1000 kepala."

".................................................."


Antara Harapan dan Garis Takdir

Sabtu, 05 April 2014

| | | 0 komentar
*ini adalah karangan singkat dan spontan terilhami dari kisahnya mereka, mereka, mereka dan mereka, atau kisahmu, atau mungkin kisahku #Entahlah... nyahahaha~~sebenarnya kalau urasan beginian ane pribadi sih woles saja gan, :) #Usah kau ragu dengan janji Rabb mu...

Antara harapan dan garis takdir, Aku takut membangun harapan terlalu tinggi untuk menjadi teman menggapai RidhoNya bersamamu. Takut harapan yang telah menjulang tinggi itu nantinya akan roboh seketika oleh garis takdir. Dan akupun takut harapan demi harapan ini akan mengurangi keberkahanNya dalam kehidupanku selanjutnya. Biarlah hati ini mengikhlaskan apa yang sudah menjadi suratan takdir. Karena RidhoNya lah yang lebih aku harapkan dan aku cintai.


#njiiir.. mbk, mau dong ane telpon2an gitu sampe nangis, sambil cuci mata nih, mata ane dah kotor banget

==" nt beda operator sih, males dh jadinya

#mbk, ada nasyid yang pas banget nih TASHIRU - Maaf Tuk Berpisah

nyahaha~~~~

Renungan Saat Dini Hari

| | | 0 komentar
Setiap orang punya jalan cerita masing-masing, setiap orang memilih warna sendiri untuk di lukiskan di kanvas kehidupan ini. orang lain? hanya menjadi pengamat dan komentator, tak lebih dari itu. Kitalah yang berhak menentukan pilihan atas kehidupan kita sendiri. antara pilihan dan pilihan. pilihan yang terbaik adalah memasrahkan segala sesuatu kepadaNya, sungguh kita hanya insan lemah tanpa daya upaya kawan. 

Beberapa pekan lalu pukul 01.30 wita seorang teman lama tiba-tiba mengirimkan pesan wa, dan ini ceritanya cuap-cuap dini hari yang menggigil, intinya kita bisa menarik kesimpulan seperti ini.

Ada segelintir orang yang dengan hanya melihat ekspresi seseorang yang tidak biasanya kemudian akan bertanya "Kamu kenapa?" Meski terkadang tak mendapatkan jawaban yg diinginkan namun dia tak pernah lelah untuk peduli atau sekedar basa basi..
Ada juga orang yang terlalu sibuk dengan dunianya sendiri hingga sadar atau tidak dia menjadi terlalu tidak peka terhadap keadaan sekelilingnya..
Mana yang lebih baik? Tergantung dari sudut mana kau memandangnya.. Karena kesempurnaan memang bukan untuk manusia. Seorang teman pernah berkata "Kamu harus lebih mendahulukan menjaga perasaanmu sendiri daripada orang lain.." egois memang.. Tapi ada benarnya.. Seorang yg lain juga pernah berkata "Terkadang menjadi apatis itu perlu.." Sadar atau tidak tak ada seorangpun yang bisa benar-benar memahami apa yang kita rasakan, dan ketika kita jatuh hanya kita yang bisa memotivasi diri untuk bangkit kembali.. Jangan pernah bergantung pada orang lain karena kau sedang menjalani hidupmu sendiri, bukan orang lain.. Dan aku sudah banyak belajar dari pengalaman orang-orang yang menarik diri, siapakah orang-orang yang menarik diri itu? ialah mereka yang berusaha menjaga perasaan agar tidak TERSAKITI ataupun MENYAKITI.. Toh itu sama sekali tidak merugikan orang lain.. Hingga akhirnya mereka bisa bertahan hingga sekarang.. ini yang biasa kita kenal dengan panggilan generasi ghuroba yaitu orang-orang yang terasing, 

بَدَأَ الإِسلامُ غريبًا، وسَيَعُودُ غريبًا كما بدَأَ ، فطُوبَى للغرباءِ
“Islam muncul dalam keadaan asing, dan akan kembali asing seperti saat  kemunculannya. Maka beruntunglah orang-orang yang asing”. (HR. Muslim)

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ  « إِنَّ الإِسْلاَمَ بَدَأَ غَرِيبًا وَسَيَعُودُ غَرِيبًا فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ ». قَالَ قِيلَ وَمَنِ الْغُرَبَاءُ قَالَ النُّزَّاعُ مِنَ الْقَبَائِلِ. قال الشيخ الألباني : صحيح دون قال قيل
“Sesungguhnya Islam muncul dalam keadaan asing, dan akan kembali asing seperti saat  kemunculannya. Maka beruntunglah orang-orang yang asing”. Seseorang bertanya : “Siapakah orang-orang yang asing itu ya Rasulullah e ? “Mereka yang “menyempal” (berseberangan) dari kaumnya”, jawab Rasulullah   (HR. Ibnu Majah, Ahmad & Ad Darimi dinyatakan Shahih oleh Syaikh Al Albani )

Pada akhirnya kita akan sadar bahwa satu-satunya tempat bergantung terbaik untuk orang yang terasing hanya pada Allah.. Karena hanya Dia yang tak akan pernah meninggalkanmu sendiri, karna hanya Dia yang Kasih Sayang-Nya tiada batas dan Pengampunan-Nya Maha Luas.. 

Lagi-lagi keberadaan orang lain hanyalah sebagai pengamat dan komentator seperti halnya pertandingan bola. siapa yang bermain? siapa yang menentukan kemana jalan bola bergulir? yang menentukan adalah pemain. dan saat ini kita sudah hampir seperempat abad perjalanan, memainkan peranan kita. Masihkah teguh dengan  prinsip hidup mulia atau mati syahid?

sebagai penutup cuap-cuap kita pada dini hari itu :

||| HIKMAH PAGI |||

Semua masalah dan kesulitan sudah
ada jawabannya di Al Quran :
Ketika kita mengeluh : “Ah mana mungkin…..” Allah menjawab : “Jika AKU
menghendaki, cukup Ku berkata “Jadi”, maka jadilah (QS. Yasin ; 82)

Ketika kita mengeluh : “Capek banget gw….” Allah menjawab : “…dan KAMI jadikan tidurmu untuk istirahat.” (QS.An-Naba :9)

Ketika kita mengeluh : “Berat banget yah, gak sanggup rasanya…” Allah menjawab : “AKU tidak membebani seseorang, melainkan sesuai kesanggupan.” (QS. Al Baqarah : 286)

Ketika kita mengeluh : “Stressss nih… Panik…” Allah menjawab : “Hanya dengan mengingatku hati akan menjadi tenang”. (QS. Ar Ra’d :28)

Ketika kita mengeluh : “Yaaaahh… ini mah semua bakal sia-sia..” Allah menjawab :”Siapa yang mengerjakan kebaikan sebesar biji dzarah sekalipun niscaya ia akan melihat balasannya”. (QS. Al-Zalzalah :7)

Ketika kita mengeluh : “Gile aje..gw sendirian..gak ada seorangpun yang mau bantuin…” Allah menjawab : “Berdoalah (mintalah) kepadaKU, niscaya Aku kabulkan untukmu”. (QS. Al-Mukmin :60)

Ketika kita mengeluh : “ Duh..sedih banget deh gw…” Allah menjawab : “La Tahzan,
Innallaha Ma’ana. Janganlah kamu berduka cita sesungguhnya Allah beserta kita:. (QS. At-Taubah :40)

Ketika kita mengeluh : “ampuuun kenapa sih susah amat nih kerjaan…” Allah menjawab : “sesungguhnya
sesudah kesulitan itu ada
kemudahan” (QS. Alam Nasyrah;6-7).


#karena sahabat yang terbaik adalah yang saling memberikan nasihat untuk selalu mengingatNya :D

 #Saat tak ada bahu untuk bersandar, masih ada lantai untuk bersujud,

Ekspedisi MAHAMERU 3676 Mdpl (Bagian Kedua)

Kamis, 13 Februari 2014

| | | 0 komentar


# Merangkak menuju puncak dewa 3697 mdpl
Setelah makan dan masak. Kita ngobrol-ngobrol ringan dengan anak-anak UMM mencoba mengenali lagi satu persatu nama dan wajah mereka untuk memudahkan pendakian nanti malam, gawat saja kalau ternyata yang gandeng nanti malam adalah mbak muka rata gimana?. Pukul 23.00 kita memulai pendakian, memakai jaket tebal, dua lapis kaus kaki, sarung tangan dan senter. Terlihat iring-iringan rombongan lain dalam kegelapan. Menuju arcopodo, pos penanda terakhir sebelum mahameru. Melewati arcopodo jalan menanjak yang sangat terjal dipenuhi oleh pohon-pohon cemara dengan bukit dan jurang di sisi kanan kirinya, sangat berbahaya apalagi pendakian di malam hari. Ada juga beberapa rombongan yang membangun tenda di arcopodo,namun hanya sedikit tidak sebanyak seperti di kalimati karena tanah yang landai terbatas dan jauh dari sumber air. 

Baru setengah perjalanan 3 orang dari rombongan UMM memutuskan untuk pulang ke Kalimati. Sudah tak kuat katanya. Oh iya, sebelumnya rombongan anak UMM ada 10 orang. 2 orang memutuskan untuk tidak ikut ke Mahameru. Jadi aku dan vera malam itu ngetrack bersama 8 orang anak UMM. Sekarang 3 orang memutuskan tidak melanjutkan perjalanan yang tersisa adalah 5 orang bersama aku dan vera. 

Benar-benar track yang berbahaya hingga sampailah kami di cemoro Tunggal. Cemoro tunggal adalah vegetasi terakhir setelah rimbunan pohon cemara di Arcopodo, hanya terdapat satu pohon cemara terakhir yang besar dan setelahnya tidak ada vegetasi lagi. Sekarang di hadapan kami adalah jalan menanjak gunung pasir sepanjang 1,5 km dengan kemiringan sekitar 50 derajat. Huaaaa perjuangan baru dimulai, perjalanan sebelumnya sungguh belum ada apa-apanya. Beristirahat sejenak di dekat cemoro tunggal aku, vera, dan 3 anak laki-laki dari UMM tadi, yang 2 kemana ya? Akhirnya kita memutuskan untuk menunggu. Tak lama kemudian datang lah Mei dan Hari.
“kalian lanjut t rek?” Tanya hari
“yo lanjut lah, eman yoo wes nyampe kene mbalek” sahut temannya
“Mbak ITS yo lanjut t?”
Aku dan vera mengangguk mantap
“yo wes, aku nitip Mei yo.. tak mbalek nganterno arek-arek sing gak kuat, hati-hati sukses sampai mahameru, mbak vera wes tau sampe puncak kan? Nitip konco-koncoku ya mbak”  

Setelah berpesan menitipkan temannya kepada Vera, Hari bergegas memutar badan untuk segera menemui teman-temannya yang memutuskan pulang ke Kalimati. Hari sudah 3 kali kepuncak  Mahameru, dan pendakian kali ini memang dia niatkan untuk mengantarkan teman-temannya yang belum pernah kesini, bukan lagi mengejar matahari pagi di puncak Mahameru. Pelajaran kedua yang kudapat dari gunung 

#SEORANG PEMIMPIN HARUS BERTANGGUNG JAWAB PENUH ATAS ORANG-ORANG YANG DIPIMPINNYA  

dan di gunung kata-kata ini benar-benar akan di uji bukan hanya  sekedar teori. 
# Naik 3 langkah Mundur 1 langkah
14 Agustus 2013, pukul 02.00 dini hari. Rombongan yang tersisa 6 orang. 3 cowok dan 3 cewek. Huaaa bukit pasir berbatu sepanjang 1,5 km dan menanjak. Kalau bukan karena tekad yang kuat sudah pasti orang akan malas bersusah payah mendaki seperti itu. Tiba-tiba teringat perbincangan salah satu teman jurusan saat ku ajak mendaki semeru.
“apa enaknya sih naik gunung itu? Susah, susah naik.. nanti juga turun lagi” …
 “He? ==”
“Sama kayak maen bola, apa asyiknya coba satu bola direbutin 20 orang, kubelikan satu-satu dah biar senang semua. Hahahahahaha”
“he? ==”
Waah lupakan lupakan.. biarkan yang lain berkicau aku kan tetap berlalu. Tapi ini kog gak sampai-sampai yaa. Pasirnya susah di naikin naik 3 Langkah eeh langsung mundur satu langkah… ayo naik, naik, naik, biar bisa sholat subuh di puncak..

# Mbak? Tuk.. tuk.. kog membeku?
“Belum mantap yan, kalau belum pernah merasakan sholat subuh di puncak Mahameru” seseorang pernah berpesan seperti itu kepadaku. Okee. Okee akan kucoba . tapi ini sudah pukul 03.30 perjalanan masih jauh hwaa~~~
Pukul 04.15 wib fajar sudah menyingsing. Waah harus segera sholat subuh #clingak-clinguk vera sudah jauh diatas sana, disini tak ada yang di kenal. Kali aja ada yang mau diajak jamaah. Looh yang lewat malah bule-bule, akupun menepi duduk diatas batu yang datar. Segera saja aku tayamum dan sholat subuh sambil duduk. Masih rakaat pertama tiba-tiba kakiku dicolek pakai tongkat kayu.
“mbak.( Tuk tuk sambil mencolek kaki ku dengan tongkat kayu). Mbak? Mbak gak membeku kan?”
Ternyata salah seorang dari rombongan UMM mungkin mengira aku hypothermia (kedinginan hingga membeku)
Aku tak bergeming, tetap melanjutkan sholat
“mbk… mbakk” tuk tuk (kali ini mencolek tanganku . masih pakai tongkat kayu)
Kemudian aku rukuk. Baru lah mas UMM itu paham kalau aku sedang sholat. Dia pun melanjutkan naik ke atas. Hadee ada ada saja orang lagi sholat di kira membeku karena hypothermia. Walaupun tak bisa sholat subuh di puncak, kali ini aku memiliki pengalaman sholat subuh yang sangat berkesan “dikira sedang membeku” ==” ..  selesai sholat aku melanjutkan perjalanan tak jauh dari tempatku sholat subuh tadi ku lihat mas UMM yang mencolek-colekku dengan tongkat kayu sedang sholat subuh. Hha aku hanya bisa tersenyum..
pelajaran ketiga yang kudapat dari gunung 

#JANGAN PERNAH NGAKU PECINTA ALAM, SEDANGKAN KAU LUPA DENGAN PEMILIK ALAM .
lupa disini dalam artian meninggalkan kewajiban sholat ketika sedang mendaki ataupun berpetualang di alam.
 


# Loh… mas elektro, kita ketemu lagi
Pukul 07.00 wib. .. hueee sudah pagi. Kog belum sampai puncak juga ya? Ayo semangat. Sedikit lagi..
“ayo mbak.semangat.. sedikit lagi” sahut bapak-bapak yang menyalipku dari samping..
“iya paak..” jawabku tak kalah semangat
Tiba-tiba dari arah depan. Orang-orang sudah banyak yang turun. Dan salah satunya menyapaku.
“mbak pwk”
“looh mas. Elektro. Sudah dari atas?”
Ternyata mas elektro yang kemarin bertemu di jambangan
“iya mbak dari jam 5 tadi sudah sampai puncak. Kemarin di kalimati dimana? Aku nyari-nyari nggk ketemu”
“wah iya mas. Aku juga nyari-nyari nggk ketemu akhirnya bareng rombongan UMM. Nge-camp deket pos”
“oh deket pos. padahal sudah tak cari sampai situ juga. Aku nge-camp agak jauh sih. Di dekat sumber air”
“wah gak maen ke sumber air kemaren. Sudah gak kuat. Jadi ambil air nitip anak UMM”
“hha oh gitu rupanya. Tak turun duluan mbak.. ayo semangat mbak puncaknya tinggal sedikit lagi”

# Alhamdulillah mimpi yang benar-benar nyata PUNCAK MAHAMERU
07.15 wib. Alhamdulillah ini mimpi satu tahun yang lalu benar benar nyata
Samudera Awan…
Puncak para Dewa..
Puncak MAHAMERU
Kuasa Ilahi tak bertepi.. sujudku hanya kepadaMU

# Perpisahan dengan pulau Jawa
Tradisi ketika sampai Puncak. Orang akan berfoto-foto ria sambil menggenggam tulisan. Tulisan impian dan harapan. Ada juga yang memberikan pesan cinta untuk orang-orang yang kasihi. Sepertinya terinspirasi dari “gantunglah mimpimu setinggi langit” aji mumpung ketika berada di puncak gunung adalah yang terdekat dengan langit maka muncullah tradisi seperti itu. Sedang aku bukan tulisan impian, harapan atau pesan cinta. Sejak di Surabaya aku sudah memprint tulisan
SETELAH 7 TAHUN MERANTAU
SAYONARA
PULAU JAWA
Yah tepat sekali. Pesanku di puncak dewa ini adalah pesan perpisahan di puncak tertinggi pulau Jawa. Pesan perpisahan kepada pulau jawa yang 7 tahun sudah menjadi tempat perantauan, di pulau tersebut aku menemukan banyak ilmu, cerita, persahabatan dan warna warni kanvas kehidupan. Satu bulan berikutnya aku kembali ke tanah kelahiran. Bumi Antasari, Banua Kalimantan Selatan.

Ceritanya satu minggu lagi wisuda, jadi bawa-bawa topi wisuda geto >.<

Sayonara Pulau Jawa

Bersambung lagi ^^.. kisah selanjutnya 
# 2 malam di kali mati
# Cerita Nabi – Nabi
# Sunrise di gunung, sunset di laut, tapi aku lebih suka menatap langit malam dari manapun
# Siput yang semakin melambat
# Ini adalah perjalanan hati
# Gununglah yang mempertemukan dan mempersatukan hati kita