Pahlawan Lahir Dari Kegagalan Masa Lalu (untuk melanjutkan mimpi yang belum selesai)

Sabtu, 09 November 2013

| | | 0 komentar
Nasihat kepahlawanan oleh Ustadz Anis Matta :
Jangan pernah menyangka bahwa seseorang pahlawan selalu meraih prestasi-prestasinya dengan mulus, atau bahkan tidak pernah mengenal kegagalan. Kesulitan-kesulitan adalah rintangan yang diciptakan oleh sejarah dalam perjalanan menuju kepahlawanan. Karena itu, peluang kegagalan sama besarnya dengan peluang keberhasilan. “Kalau bukan karena kesulitan, maka semua orang akan menjadi pahlawan,” kata seorang penyair Arab, Al-Mutanabbi.

Membebaskan konstantinopel bukanlah pekerjaan mudah bagi seorang pemuda berusia 23 tahun setangguh Muhammad Al-Fatih Murad. Pembebasan pusat kekuasaan Imperium Romawi itu, kata orientalis Hamilton gibb, adalah mimpi delapan abad dari kaum muslimin. Semua serangan gagal meruntuhkan perlawanan kota itu sepanjang abad-abad itu. Dan serangan-serangan awal Muhammad Al-Fatih Murad juga mengalami kegagalan. Kegagalan itu sama dengan kegagalannya sebagai pemimpin negara, ketika pada usia 16 tahun ayahnya menyerahkan kekuasaan kepadanya.

Akan tetapi, bila Muhammad Al-Fatih kemudian berhasil merebut kota itu, kita memang perlu mencatat pelajaran ini: “Bagaimana seorang pahlawan dapat melampaui kegagalan-kegagalannya dan merebut takdirnya sebagai pahlawan?”

Rahasia pertama adalah mimpi yang tidak selesai. Kegagalan adalah perkara teknis bagi sang pahlawan. Kegagalan tidak boleh menyentuh sedikit pun wilayah mimpinya. Mimpi tidak boleh selesai karena kegagalan. “Dan tekad seperti ini akan merubah rintangan dan kesulitan menjadi sarana mencapai tujuan,” kata Said bin Al-Musayyib.

Begitulah, tekad mereka melampaui kegagalan, sampai rintangan yang menghadang jalannya tak sanggup menatap tekadnya, maka ia tunduk, lalu memberinya jalan menuju penghentian terakhir dari mimpinya. “Kalau tekad seseorang benar adanya, maka jalan menuju tujuannya pastilah jelas,” kata pepatah Arab.

Rahasia kedua adalah semangat pembelajaran yang konstan. Seorang pahlawan tidak pernah memandang dirinya sebagai Superman atau Malaikat. Ia tetaplah manusia biasa. Dan kegagalan merupakan bagian dari tabiat kehidupan manusia, maka ia “memaafkan” dirinya untuk kegagalan itu. Namun, ia tidak berhenti sampai disitu. Kegagalan adalah objek pengalaman yang harus dipelajari, untuk kemudian dirubah menjadi pintu kemenangan. Demikianlah seharusnya kita mendefenisikan pengalaman: bahwa ia adalah investasi pembelajaran yang membantu proses penyempurnaan seluruh faktor keberhasilan dalam hidup.

Rahasia ketiga adalah kepercayaan pada waktu. Setiap peristiwa ada waktunya, maka setiap kemenangan ada jadwalnya. Ada banyak rahasia yang tersimpan dalam rahim sang waktu, dan biasanya tidak tercatat dalam kesadaran kita. Akan tetapi, para pahlawan biasanya mempunyai cara lain untuk mengenalinya, atau setidaknya meraba-rabanya, yaitu firasat. Mereka “memfirasati zaman” walaupun ia mungkin benar mungkin salah, tetapi ia berguna untuk membentuk kecendrungannya. Firasat bagi mereka adalah faktor rasional. Perhitungan-perhitungan rasional harus tetap ada, tetapi keputusan untuk melangkah pada akhirnya bersifat intuitif. Begitulah akhirnya takdir kepahlawanan terjembatani dengan firasat untuk sampai ke kenyataan.


Seperti juga kegagalan, ada bentuk lain dari rintangan yang menghadang seorang pahlawan. Musibah. Yang dimaksud musibah disini adalah semua bencana yang menimpa sesorang yang mempengaruhi seluruh kepribadiannya dan juga jalan hidupnya. Misalnya, kematian orang terdekat seperti yang dialami Rasulullah saw saat meninggalnya Khadijah ra dan Abu Thalib. Yang sangat berat dari musibah-musibah itu adalah menimpa fisik dan mempengaruhi ruang gerak seorang pahlawan. Misalnya, kebutaan, ketulian, atau kelumpuhan. Kenyataan seperti ini tentu saja membatasi ruang gerak dan menciptakan keterbatasan-keterbatasan lainnya.

Namun, masalahnya sesungguhnya bukan disitu. Inti persoalannya ada pada goncangan jiwa yang mungkin ditimbulkan oleh musibah tersebut. Goncangan jiwa itulah yang biasanya mengubah arah kehidupan seseorang. Sebab, musibah itu mungkin menghilangkan kepercayaan dirinya, membabat image dirinya ditengah lingkungannya, membabat habis harapah-harapan dan ambisi-ambisinya serta menyemaikan keputusasaan dalam dirinya. Jalan yang dihadapannya seperti menjadi buntu dan langit kehidupan menjadi gelap, maka mimpi kepahlawanannya seperti gugur satu demi satu.

Akan tetapi, para pahlawan selalu menemukan celah dibalik kebuntuan, dan memiliki secercah cahaya harapan dibalik gelapnya kehidupan. Yang pertama mereka lakukan saat musibah itu datang adalah mempertahankan ketenangan. Sebab, inilah akar keseimbangan jiwa yang membantu seseorang melihat panorama hidup secara proposional. Keseimbangan jiwa inilah yang membuat seseorang tegar didepan goncangan-goncangan hidup.

Yang kedua adalah mempertahankan harapan. Sebab, harapan, kata Rasulullah saw, adalah rahmat Allah bagi umatku. Jika bukan karena harapan, takkan ada orang yang mau menanam pohon dan takkan ada ibu yang mau menyusui anaknya. Harapan adalah buah dari kepercayaan kepada rahmat Allah SWT dan juga kepada kemampuan Allah SWT melakukan semua yang ia kehendaki.

Yang ketiga adalah mempertahankan keberanian. Dan keberanian adalah buah dari kepercaan diri yang kuat dan juga anak yang lahir dari tekad baja. Keberanian dibutuhkan untuk menembus keterbatasan-keterbatasan pada ruang gerak dan hambatan yang tercipta akibat perubahan pada image.

Yang keempat adalah mempertahankan semangat kerja di tengah keterbatasan-keterbatasan itu. Dalam banyak kasus, keterbatasan-keterbatasan justru membantu memberikan fokus pada arah dan target serta konsentrasi yang kuat. Yang kita lakukan disini adalah memenuhi ruang yang tersedia dengan amal dan karya.

Begitulah para pahlwan mensiasati musibah. Maka, kebutaan tidak dapat menghambat Syeikh Abdul Aziz bin Baz merebut takdirnya sebagai ulama besar abad ini. Ketulian juga gagal mencegat perjalanan Mustafa Shadiq Al-Rafi'i menuju puncak, sebagai salah satu sastrawan muslim terbesar abad ini. Dan kelumpuhan menyerah didepan tekad baja Syeikh Ahmad Yasin yang menjadi mujahid besar abad ini, bukan saja dalam melawan kebiadaban israel, tetapi bahkan menentang dunia.

Anis Matta


Diamlah sebentar

Rabu, 04 September 2013

| | | 0 komentar


Ssssstt…. Diamlah sebentar

Pejamkan mata sejenak

Rasakan desau angin berhembus

Biarkan menyapa lembut



Sssst … duduklah sejenak kalau kau lelah

Nikmatilah masa sepimu,

Disini telah jauh dari hiruk pikuk

Tak akan ada yang tau



Ssssttt… Pandanglah sejenak disekitarmu

Hijau padang rumput

Embun menjelma kabut

Perahu tertambat disungai sana



Ssssstttt… Perhatikan lagi dengan seksama

Sungguh indah langit di atas sana

Betapa sempurna ciptaan-Nya


Stttttt  Borneo…. Aku datang lagi
Untuk menyapamu kembali
Tak akan pernah pergi lagi


Penting ; Untuk Para Calon Ibu Generasi Harapan

Sabtu, 03 Agustus 2013

| | | 0 komentar

Kemarin baru saja I’tikaf di masjid manarul ilmi ITS masjid yang menyediakan dispenser air panas, kopi, gula, teh, susu, jajan, camilan, makan sahur, lotion anti nyamuk hingga raket nyamuk tersedia. Tak pernah mengunjungi masjid yang memberikan fasilitas I’tikaf selengkap ini, belum lagi di tambah senyum-senyum ramah panitia RDK (Ramadha di Kampus) yang siap melayani apa saja hingga membelikan kopi yang habis plus gorengan ketika jam 10 malam. Aku pun sudah berniat untuk beli mie instan dalam bentuk cup sebagai teman perut ketika menjelang malam. Waktu lagi asyik-asyiknya nyeduh mie instan ada senior yang mendekat.

“kamu sering makan gituan dek?”

Jarang sih, lagi pengen aja sekarang

“sini aku liat karena aku anak teknik kimia sedikit banyak ngerti bahan-bahan yang berbahaya yang ada di makanan instan-instan ginian”

Dengan polosnya menyodorkan mie yang hampir matang

“ wah ada msg gak baik buat kesehatan, wiii di tambah lagi pewarna makanan, natrium benzoat, bla bla bla entah bahasa planet mana itu aku tak mangerti yang intinya SEMUA YANG MENGANDUNG PENGAWET tidak BAIK untuk KESEHATAN”

Aku hanya melongo dan mengangguk-angguk saja

“coba sekarang aku tanya, kamu pengen punya anak berapa?”

Hee..???  (tambah lebar melongonya, syaraf2 otak langsung berpikir keras ‘pengen punya anak berapa?’)

“cuman pengen survey aja”

*masih berpikir keras, berapa ya ? 20 ? apa kuat? Jangan deh.. 11?? Ntar jadi kesebelasan sepak bola lagi akhirnya keluar jawaban mantap “insya Allah MINIMAL 4 mbak”

“wiii banyak juga ya kalau MINIMAL 4 aku aja pengen punya 3 hahaha, gak apa kita kan memang harus semangat melahirkan generasi-generasi harapan”

Emang apa hubungannya mbak pengen punya banyak anak sama makan ginian?



“jadi gini, ketika kamu sedang HAMIL janin didalam kandungan akan menyerap lebih BANYAK KALSIUM dari tubuhmu, makanya jangan heran kalau lagi masa hamil dan melahirkan ibu-ibu itu sering merasa tulang punggungnya sakit ternyata sudah mulai KEROPOS, atau bahkan bisa juga giginya yang KEROPOS. Jadi UNTUK PARA CALON IBU harus SEHAT dari sekarang SEHAT POLA MAKAN, MAKANAN YANG BEGIZI”

OOH gitu ya, ternyata harus sayang sama diri sendiri dari sekarang demi generasi-generasi kita nanti, (mengerjap-ngerjap sambil lihat pergelangan tangan yang berupa tulang belulang) hueeeee aku kurus gini mbak 44 kg.. T.T

“eh, kurus gemuk bukan jadi patokan ya. Yang penting itu GIZInya TERPENUHI dengan BAIK, so makan makanan JUNK FOOD, sama yang INSTAN-INSTAN dikurangi ya, makan sayur, protein dan susu yang banyak, … untuk calon generasi harapan”

Jadi jangan pernah dikira kita masih muda belum nikah, apalagi belum jadi ibu HARUS DIPERSIAPKAN DARI SEKARANG demi para CALON GENERASI HARAPAN..
Karena
JANIN SEHAT BERKAT GIZI IBU YANG BERKUALITAS
Berikut beberapa hasil searching gizi yang harus dipenuhi mulai dari sekarang ialah :

Kalori
Sekitar 55% kalori berasal dari sumber karbohidrat, 35% dari lemak nabati dan hewani, 10% dari protein dan sisanya dari sayur-sayuran dan buah-buahan.


Protein
 Sumber protein hewani bisa diperoleh dari daging sapi, unggas, ikan, susu, telur. Protein nabati bisa diperoleh dari tahu, tempe, mentega, kacang-kacangan, dan lainnya.
Lemak
Asam lemak esensial (omega-3 dan omega-6)
. Makanan yang menjadi sumber omega-3 bisa diperoleh dari sayuran, daging, dan telur. Sedangkan sumber omega-6 dari kacang kedelai, ikan tuna, ikan sarden, mackerel, dan juga salmon.

Vitamin
- Vitamin A, berperan untuk pertumbuhan gigi dan tulang, pemeliharan kulit, fungsi mata, rambut, dan juga mencegah kelainan bawaan.

- Vitamin B1. Wanita hamil memerlukan asupan vitamin B1 setidaknya 1,4 mg setiap hari. Vitamin ini penting untuk meningkatkan energi dan juga mengatur sistem saraf.

- Vitamin B2. Asupan vitamin B2 bisa didapatkan dari daging, produk olahan susu, telur dan ikan.

- Vitamin B12. 
- Vitamin C. 
- Vitamin D
- Vitamin E. 

Zat Besi
Wanita hamil
nantinya membutuhkan zat besi 30 mg per hari atau dua kali lipat dari biasanya. Zat besi diperlukan untuk pembentukan darah, mencegah anemia.

Asam Folat
Asam folat
banyak terdapat pada beras merah, sayuran hijau seperti bayam, brokoli, kembang kol, dan buah-buahan seperti jeruk, pisang, wortel, dan tomat.

Kalsium
Wanita hamil membutuhkan kalsium 1000 mg per hari untuk menjaga pertumbuhan tulang dan gigi, kontraksi otot dan sistem syaraf. Asupan kalsium yang cukup dapat mengurangi risiko pre eklamsia, yaitu masalah yang menyebabkan komplikasi serius saat masa kehamilan. Selain itu kalsium juga dibutuhkan untuk mempertahankan kepadatan tulang serta mencegah osteoporosis.

Pentingnya Susu
Susu kaya akan gizi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Susu kaya akan karbohidrat, lemak , protein, kalsium serta vitamin dan mineral yang bermacam-macam. 

~Wallahu'alam, Semoga bermanfaat~ 

Diujung Cakrawala

Jumat, 02 Agustus 2013

| | | 0 komentar
Sudah Terlalu Mesra dengan Sang Rembulan
Karena Rembulan Selalu Bisa Menarik Hatiku
Maaf
Kan kutinggal sebentar
Karena saat ini tugasku adalah 
Menggenggam Sang Cakrawala